Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad/Net

Politik

Gerindra Minta Pertemuan Prabowo dengan Anak dan Menantu Jokowi Tak Dikaitkan dengan Manuver Politik

SABTU, 28 JANUARI 2023 | 01:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Gerindra meminta semua pihak tidak mengkait-kaitkan pertemuan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan anak hingga membantu Presiden Joko Widodo sebagai sebuah manuver politik.

“Saya pikir ajang silaturahim itu jangan kemudian dikait-kaitkan dengan manuver-manuver politik, itu hal biasa silaturahmi di kita sebagai bangsa Indonesia,” kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (27/1).

Dasco menjelaskan, pertemuan Prabowo bertemu Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka menyerahkan motor dan alat komunikasi (alkom) kepada bintara pembina desa (Babinsa) di Komando Rayon Militer (Koramil) Serengan 03 Solo pada Selasa lalu (24/1).


Sementara, pada hari ini bertemu dengan Walikota Medan Bobby Nasution di Medan dalam acara pernikahan Jubir Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak. Itu sekaligus perayaan natal Gerakan Kristen Indonesia Raya atau kegiatan Umat Kristiani yang ada di Partai Gerindra, kebetulan kegiatannya dipusatkan di Sumatera Utara.

“Sehingga, sama halnya dalam kunjungan ke daerah tersebut tentunya silaturahmi dengan kepala daerah (Gibran dan Bobby) adalah hal yang lumrah,” tutur Wakil Ketua DPR RI.

Saat ditanya lebih jauh mengenai apakah ada rencana lanjutan komunikasi Prabowo dengan keluarga Jokowi terkait Pemilu 2024, Dasco menyebut bukan kepada Kepala Daerah melainkan domain partai politik.

“Saya pikir kalau politik 2024 tentunya kan akan bicara dengan partai-partai politik lah kira-kira begitu ya,” tandasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya