Berita

Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Organisasi Internasional, Michele Sison, dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, di Rabat, hari Rabu (25/1).

Dunia

AS Kembali Dukung Proposal Damai dan Integritas Wilayah Maroko

JUMAT, 27 JANUARI 2023 | 14:36 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pemerintah Amerika Serikat kembali menegaskan dukungan pada proposal perdamaian  yang disampaikan Kerajaan Maroko untuk menghentikan konflik dengan kelompok Polisario. Dukungan itu disampaikan Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Organisasi Internasional, Michele Sison, dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita, di Rabat, hari Rabu (25/1).  

Seperti sebelumnya, Michele Sison mengatakan, proposal damai tersebut sebagai solusi yang serius, kredibel dan realistis untuk mengakhiri sengketa Sahara Barat.

Selain itu, dalam pernyataan yang sama, mantan Duta Besar Amerika untuk Haiti itu menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Bourita berfokus pada dukungan AS terhadap upaya utusan khusus Sekjen PBB, Staffan de Mistura, dalam memimpin proses politik di PBB.


“Kami membahas dukungan kuat kami untuk upaya pemeliharaan perdamaian MINURSO dan peran penting mereka dalam menjaga kondisi proses perdamaian yang dipimpin PBB,” ujarnya.

Dalam topik yang sama, Michele Sison juga menegasakan bahwa prioritas AS adalah untuk mendukung proses yang kredibel yang mengarah pada solusi yang adil dan langgeng dan mendapat dukungan komunitas internasional.

AS mengakui integritas dan kedaulatan wilayah Maroko atas Sahara Barat pada Desember 2020. Pengakuan ini semakin memperkuat hubungan antara kedua negara di berbagai sektor, termasuk perdagangan, kerja sama keamanan, dan lain-lain.

Dalam kunjungannya, Sison juga memuji upaya Raja Mohammed VI dalam mendukung perdamaian dan keamanan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara serta di seluruh dunia.

“Kami sangat menghargai peran Yang Mulia Raja Mohammed VI dalam mendukung perdamaian dan keamanan di Timur Tengah dan Afrika Utara, dan di seluruh dunia,” ujarnya.

Dalam pokok bahasan utama, Sison mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut juga merupakan kesempatan untuk membahas posisi Maroko di Dewan Hak Asasi Manusia PBB. Di bulan Oktober 2022, Maroko terpilih sebagai salah satu anggota Dewan Hak Asasi Manusia yang bertugas selama tiga tahun, mulai dari 1 Januari 2023. Ia juga memuji kontribusi Maroko untuk misi penjaga perdamaian PBB di seluruh dunia, seperti MONUSCO dan MINUSCA.

AS bergabung dengan paduan suara negara-negara yang mendukung rencana otonomi Maroko. Pada Oktober 2022, pemerintah Belgia menyatakan dukungannya terhadap Rencana Otonomi Maroko, menganggapnya sebagai "dasar yang baik" untuk mengakhiri perselisihan atas Sahara Barat.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock di bulan Agustus 2022 menegaskan bagwa Jerman menganggap Rencana Otonomi Maroko untuk wilayah Sahara sebagai dasar yang baik untuk solusi bersama atas perselisihan tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya