Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Tanggapi Survei LPMM, Pengamat: Airlangga Hartarto Dipilih Rakyat Karena Kinerja

KAMIS, 26 JANUARI 2023 | 21:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hasil survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial (LPMM) yang menempatkan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjadi tokoh paling diharapkan publik untuk menjadi Presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2024 mendatang, sangat rasional.

Begitu dikatakan pengamat politik Universitas Al-Azhar, Heri Herdiawanto menanggapi survei LPMM dengan tema "Preferensi Masyarakat terhadap Parpol & Tokoh-tokoh Calon Presiden Jelang Pemilu 2024" yang digelar pada 5 sampai 18 Januari 2023.

Heri menjelaskan, sampai saat ini konfigurasi pasangan calon presiden baru spekulasi dan bersifat cair.


Namun demikian, kata dia, seperti survei LPMM yang menampilkan data bahwa Airlangga Hartarto berpeluang mendulang suara besar di Pilpres 2024.

Bukan saja soal nama besar Golkar, lanjutnya, Airlangga memiliki peluang besar untuk dipilih masyarakat atas kinerjanya yang manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

"Airlangga punya peluang besar dipilih masyarakat atas kinerjanya yang telah bekerja untuk masyarakat dan sosok Airlangga juga sangat dikenal di mata masyarakat," bebernya.

Terkait calon presiden harapan rakyat jika pilpres digelar hari ini, pada survei LPMM menempatkan Airlangga Hartanto bakal dipilih sebanyak 25,8 persen. Diikuti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 21,2 persen, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 16,9 persen.

Nama lain, ada Moeldoko yang dipilih 6,1 persen, Anies Baswedan 5,6 persen, Puan Maharani 5,2 persen, Ridwan Kamil 3,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,2 persen, dan Erick Thohir 1,8 persen. Yang tidak memilih ada 10,5 persen.

Survei ini dilakukan terhadap 2.078 responden WNI yang sudah memiliki hak pilih saat Pemilu 2024. Responden tersebar di 34 provinsi di Indonesia dan pengambilan sampel mengunakan metode multistage random sampling.

Margin of error survei ini kurang lebih 2,15 persen pada memiliki tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya