Berita

Upacara pemakaman di gereja Baptis Lusaka, Zambia/Net

Dunia

Zambia Gelar Upacara Pemakaman Warga yang Tewas dalam Perang Ukraina

KAMIS, 26 JANUARI 2023 | 08:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Suasana duka menyelimuti Lusaka saat ratusan orang menghadiri upacara pemakaman Lemekani Nyirenda, pemuda  Zambia yang tewas beberapa bulan lalu dalam pertempuran untuk Rusia di Ukraina.

Dalam upacara yang berlangsung Selasa (23/1), anggota keluarga yang mengiringi peti mati Lemekani Nyirenda di gereja Baptis Lusaka tidak bisa menyembunyikan duka laranya atas kepergian pria berusia 23 tahun yang bergabung dengan kelompok tentara Rusia bernama Wagner untuk berperang di Ukraina.

Ayah Nyirenda, Edwin, memberikan penghormatan kepada putranya, dengan mengatakan bahwa dia adalah seorang pekerja keras yang membantu mendirikan bisnis sarang lebah untuk keluarga.


Edwin Nyirenda mengatakan kepada para pelayat bahwa putranya mencari pekerjaan paruh waktu dan mulai bekerja sebagai kurir setelah memasang iklan online ketika dia mendapat masalah sebelum pindah ke Rusia untuk belajar teknik nuklir.

Keduanya terakhir berhubungan pada akhir Agustus. Ketika itu Nyirenda memberi tahu ayahnya bahwa dia akan kembali ke Zambia setelah berperang di Ukraina.

Jenazah Nyirenda dipulangkan pada Desember dan dimakamkan dalam upacara pribadi di Rufunsa, sebelah timur Lusaka, Rabu (25/1).

Africa News melaporkan, Nyirenda direkrut oleh kelompok tentara bayaran Wagner Rusia tahun lalu saat menjalani hukuman penjara sembilan setengah tahun karena pelanggaran narkoba dan kemudian dikirim untuk berperang di Ukraina.

Kematiannya pada bulan September sempat memicu pertikaian diplomatik, di mana Zambia menuntut penjelasan mendesak dari Kremlin.

Di hari yang sama, Tanzania mengkonfirmasi bahwa seorang warganya, Nemes Tarimo, tewas setelah juga direkrut dari penjara oleh Wagner.

"Ketika Tarimo menjalani hukuman penjara, dia diberi kesempatan untuk bergabung dengan kelompok tentara Rusia bernama Wagner. Dia ditawari bayaran dan janji bahwa dia akan dibebaskan setelah perang," kata Menteri Luar Negeri Tanzania Stergomena Tax.

"Tarimo setuju dan dia dibawa ke Ukraina di mana dia terbunuh dalam perang pada 24 Oktober," katanya.

Tarimo, yang telah belajar di Rusia sejak 2020, ditangkap pada Maret 2022 dan dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara karena alasan yang dirahasiakan.

Taz menegaskan, ilegal bagi warga negara Tanzania untuk bergabung dengan tentara asing mana pun.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya