Berita

Wakil Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah dilantik oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru, Rabu (25/1)/RMOLSumsel

Politik

Perjalanan Panjang Kursi Panas Muara Enim, dari 2 Bupati Ditangkap KPK hingga Pj Bupati Pensiun

KAMIS, 26 JANUARI 2023 | 04:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kabupaten Muara Enim baru saja memiliki kepala daerah definitif setelah posisi jabatan Bupati dan Wakil Bupati mengalami kekosongan akibat terjerat kasus korupsi.

Ahmad Usmarwi Kaffah resmi menjabat sebagai Wakil Bupati dan naik langsung menjadi Plt Bupati Muara Enim setelah dilantik oleh Gubernur Sumsel Herman Deru di Griya Agung Palembang, dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, Rabu (25/1).

Posisi pelantikan Usmarwi Kaffah sebagai Wakil Bupati pun cukup alot. Banyak perdebatan hingga dorongan dari masyarakat Muara Enim agar Gubernur Sumsel segera melantiknya sebagai Wakil Bupati.


Empat bulan lamanya menunggu, Herman Deru baru menyetujui pelantikan Usmarwi Kaffah sebagai Wakil Bupati Muara Enim. Herman beralasan, lamanya proses pelantikan karena ia ingin menyamakan persepsi sebagai kepala daerah.

Hal itu membuat jabatan yang diemban oleh Usmarwi Kaffah kini hanya berjalan selama delapan bulan. Sebab, ia menggantikan dua Bupati sebelumnya untuk melanjutkan masa jabatan 2018 hingga 2023.

Diketahui, Kabupaten Muara Enim telah lama kehilangan kepala daerah setelah dua Bupatinya ditangkap KPK. Pertama, Ahmad Yani terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) 2019 lalu atas kasus suap 16 paket proyek di Dinas PUPR.

Akibat perbuatannya, ia pun divonis 5 tahun penjara. Namun, ia pun melakukan upaya Kasasi ke Mahkama Agung (MA). Akan tetapi MA memperberat hukumannya menjadi 7 tahun penjara.

Setelah Ahmad Yani tak lagi menjabat, posisi Bupati pun diemban oleh Juarsah yang sebelumnya duduk sebagai Wakil Bupati.

Tak lama menjabat, Juarsah juga terseret ke dalam penjara karena ikut menikmati uang suap yang dilakukan oleh Ahmad Yani. Ia pun divonis penjara empat tahun enam bulan pada 29 Oktober 2021.

Kemudian, Gubernur Sumsel Herman Deru menunjuk Sekda Sumsel Nasrun Umar sebagai Penjabat (Pj) Bupati pada 11 Mei 2021. Nasrun pun mengakhiri masa jabatan karena memasuki masa pensiun, pada 11 Mei 2022 kemarin.

Lalu, Gubernur Sumsel kembali melantik Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumsel Kurniawan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Muara Enim menggantikan Pj Bupati Muara Enim  Nasrun Umar pada 12 Mei 2022.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya