Berita

Ilustrasi Pemilu/RMOL

Politik

Kemendagri Gandeng Ormas Dukung KPU Selenggarakan Pemilu 2024 Bersih

RABU, 25 JANUARI 2023 | 18:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 diharapkan bisa berjalan secara bersih dan dalam iklim dmeokrasi yang sehat. Salah satu cara yang ikut dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) adalah menggandeng organisasi masyarakat (ormas).

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Bahtiar menjelaskan, edukasi mengenai pemilu sangat penting untuk jalannya proses demokrasi, mengingat ada sekitar 80 persen dari total jumlah penduduk Indonesia sekira 277 juta yang menjadi pemilih.

"Maka kita harus punya cara untuk masuk ke masyarakat. Salah satu cara, metode, untuk bertemu atau berkomunikasi dengan masyarakat adalah melalui saluran-saluran masyarakat (ormas) itu sendiri," kata Bahtiar dalam diskusi virtual pada Rabu (25/1).


Bahtiar menyebutkan, jumlah ormas di Indonesia terbilang cukup banyak, yaitu mencapai 514.252 ormas yang tercatat berbadan hukum dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) serta Kemendagri.

"Ada banyak organisasi kemasyarakatan dari yang kecil sampai yang besar, dalam berbagai latar belakang itu didirikan dan dibentuk oleh warga masyarakat," sambungnya memaparkan.

Karena itu, dalam diskusi ini Bahtiar mengundang beberapa ormas yang sudah besar nama yaitu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ia mengharapkan, peran ormas-ormas dalam membantu KPU mengedukasi masyarakat dalam hal kepemiluan bisa menciptakan kontestasi yang jujur, adil, langsung, dan bersih.

"Jadi ini bentuk komitmen kami, bahwa Kemendagri sangat mendukung kawan-kawan penyelenggara pemilu untuk bagaimana menghasilkan pemilu yang sehat sesuai dengan konstitusi, sesuai dengan prinsip-prinsip pemilu yang baik," demikian Bahtiar menambahkan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya