Berita

Dunia

Mesin Filtrasi Rusak, Warga Balochistan Pakistan Hadapi Krisis Air Minum Akut

SELASA, 24 JANUARI 2023 | 16:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekurangan air minum akut melanda sebagian besar penduduk di Provinsi Balochistan, Pakistan, setelah pabrik filtrasi air berhenti beroperasi.

Menurut laporan The Express Tribune pada Selasa (24/1), hanya 25 persen penduduk di Balochistan yang mempunyai air minum bersih.

Warga yang hidup dalam kekurangan air mendesak pemerintah Pakistan untuk memperbaiki filtrasi air yang telah lama rusak tersebut, sehingga air minum dapat kembali didistribusikan.


Berdasarkan keterangan Ketua Menteri Balochistan Abdul Quddus Bizenjo pihaknya telah memerintah otoritas terkait untuk melakukan perbaikan, namun rusak kembali karena kurangnya pemeliharaan.

Selain di Balochistan, Provinsi Sidh juga lebih dulu melakukan protes karena kekurangan air bersih.

Kelompok di wilayah itu bahkan sempat berseteru dengan provinsi Punjab, karena diduga telah melanggar perjanjian 1991 tentang pembagian air dan bersekongkol mengeringkan Indus.

Sementara itu, provinsi Punjab dilaporkan juga ikut menghadapi kekurangan air hingga 75 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya