Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Senin (23/1) bersama keluarga inti dan sahabatnya merayakan ulang tahun yang ke 76 tahun di Jalan Teuku Umar no.29, Menteng Jakarta Pusat/Ist

Politik

Sekber Dideklarasikan saat Megawati Ultah, Gerindra-PKB Siap Lawan Terbuka PDIP?

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 22:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Peresmian sekretariat bersama Partai Gerindra-PKB memiliki tafsir politik yang tidak tunggal, utamanya terkait dengan dinamika pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang. Apalagi, Prabowo Subianto dan Abdul Muhaimin Iskandar hadir langsung dalam peresmian itu.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) A. Khoirul Umam menganalisa ada tiga substansi yang bisa dikaitkan dengan peresmian Sekber itu. Pertama, buntunya komunikasi politik antara Gerindra dan PDIP mengusik kerukunan Gerindra-PKB.

Analisa Umam, celah koalisi PDIP-Gerindra sudah membuat Prabowo kepincut, karena mesin partai lebih efektif, dukungan kekuasaan lebih konkret, dan potensi menangnya yang lebih besar.


"Kebutuntuan PDIP-Gerindra itu tidak lepas dari ketidakmampuan kedua partai untuk mengelola ego dan ekspektasi, karena masing-masing menginginkan posisi Capres. Sehingga, negosiasi buntu," jelas analisa Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (23/1).

Analisa kedua, peresmian Sekber Gerindra-PKB mengindikasikan sudah adanya restu Presiden Jokowi. Apalagi, setelah kian tidak jelasnya rencana Pencapresan Ganjar lewat PDIP, yang ternyata juga mengunci langkah strategis Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Pendapat Dosen Ilmu Politik & International Studies, Universitas Paramadina ini, restu Jokowi memberikan angin surga bagi Cak Imin, yang belakangan sudah diancam oleh pihak tertentu untuk tidak maju di Pilpres 2024.

"Karena itu, memberikan restu bersatunya Gerindra-PKB  bisa menjadi sekoci bagi Jokowi, sembari memainkan strategi dua kaki dengan mendukung tokoh yang diusung oleh PDIP nantinya," urai Umam.

Selain itu, Umam melihat deklarasi Sekber Gerindra-PKB mengindikasikan adanya kesiapan perlawanan terbuka kepada PDIP, yang hingga kini sama sekali tidak membuka ruang negosiasi lebih lanjut.

Terlebih lagi, pandangan Umam, deklarasi Sekber Gerindra-PKB yang direstui Jokowi dideklarasikan tepat pada tanggal 23 Januari, yang bertepatan dengan hari ulang tahun Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Artinya, genderang perang psikologi politik sudah mulai ditabuh, dan langkah awal  perlawanan terhadap partai pimpinan koalisi  pemerintahan saat ini telah disiapkan, dengan cara mengusik psikologi Megawati di hari bahagia ulang tahunnya," pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya