Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Politisi Rusia Ramalkan Terjadinya Tragedi Global, Jika Barat Terus Memasok Senjata ke Ukraina

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 08:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan negara-negara Barat memasok senjata ke Ukraina diramalkan akan menjadi penyebab munculnya tragedi global. Juru Bicara Duma Negara Rusia Vyacheslav Volodin menyampaikan hal itu dalam sebuah pernyataan pada Minggu (22/1) waktu setempat.

Lewat akun Telegramnya Volodin mengatakan hal itu akan terjadi jika senjata yang disediakan oleh AS dan sesama negara anggota NATO digunakan untuk menyerang kota-kota sipil dan mencoba merebut wilayah Rusia.

Moskow akan menanggapi dengan "senjata yang lebih kuat," kata Volodin, seperti dikutip dari RT.


Anggota parlemen Rusia itu melanjutkan dengan berpendapat bahwa pejabat Barat harus menyadari tanggung jawab mereka untuk mencegah skenario seperti itu.

"Mempertimbangkan keunggulan teknologi senjata Rusia, politisi asing yang membuat keputusan seperti itu perlu memahami: ini bisa menjadi tragedi global yang akan menghancurkan negara mereka," kata Volodin.

Pernyataan politisi senior Rusia datang beberapa hari setelah sejumlah kekuatan Barat mengadakan pertemuan di pangkalan udara AS Ramstein di Jerman, di mana mereka berjanji untuk terus mendukung Kyiv dengan mengirim persenjataan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya