Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

AHY: Ada Pihak Tidak Ingin Koalisi Perubahan Terwujud



MINGGU, 22 JANUARI 2023 | 19:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada pihak tidak ingin koalisi perubahan terjadi. Terlalu tinggi risiko bagi mereka yang tidak ingin perubahan, karena masyarakat makin banyak yang menginginkan perubahan.

Pandangan itu disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lewat keterangan tertulisnya, Minggu (22/1)

“Karena itu, mereka berupaya agar koalisi perubahan ini tidak terjadi.  Demokrat per hari ini tetap berupaya dan berharap koalisi perubahan ini bisa terjadi,” kata AHY.


Menurutnya, di Indonesia tidak banyak tokoh atau figur yang memperjuangkan perubahan. Klaim AHY, Demokrat menjadi salah satu partai yang awal memperjuangkan perubahan, termasuk menentukan sikap memperjuangkan perubahan.

"Lalu, Demokrat mencari siapa yang bisa bersahabat dengan semangat Partai Demokrat,” kata AHY.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menambahkan, sebelum mencari tokohnya siapa, perlu juga diketahui apa sesungguhnya kehendak masyarakat.

Dikatakan AHY, bukan hanya dari survei, keinginan perubahan juga didapatkan saat dirinya berdialog dengan masyarakat selama keliling nusantara.

AHY mengakui, saat bertemu dengan rakyat, mulai dari unsur petani, nelayan, pelaku UMKM, ibu-ibu rumah tangga, rata-rata menginginkan perubahan.

"Anak-anak muda, dan berbagai kalangan masyarakat lainnya, ternyata harapan perubahan itu ada dan makin kuat,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya