Berita

Ilustrasi/Net

Global

Bantu Pemerintah Somalia, AS Serang Militan Al Shabaab

MINGGU, 22 JANUARI 2023 | 17:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya membantu pemerintah Somalia memerangi kelompok teror, militer Amerika Serikat (AS) melakukan serangan kepada kelompok Al Shabaab di dekat Kota Galcad di Somalia tengah, dengan menewaskan sedikitnya 30 militan pada Jumat (20/1).

Hal ini telah dikonfirmasi oleh Komando Afrika AS melalui pernyataannya, seperti dimuat ANI News.

"Pasukan AS melakukan serangan pertahanan diri kolektif untuk mendukung pasukan Tentara Nasional Somalia yang terlibat dalam pertempuran sengit setelah serangan yang kompleks, diperpanjang, dan intens oleh lebih dari 100 pejuang Al Shabaab," kata pernyataan itu.


Menurut pernyataan tersebut, serangan yang terjadi di tempat terpencil itu tidak melukai atau menewaskan satu warga sipil pun.

Sejak AS di bawah pemerintahan Joe Biden, negara ini telah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan berkelanjutan kepada pemerintah Somalia, dengan mengerahkan kembali sekitar 500 tentaranya pada Mei 2022 dalam upaya memerangi terorisme.

“Pasukan Komando Afrika AS akan terus melatih, menasihati, dan memperlengkapi pasukan mitra untuk membantu memberi mereka alat yang mereka butuhkan untuk mengalahkan kelompok Al Shabaab, Al Qaeda  jaringan (teror) di dunia yang terbesar dan paling mematikan," kata militer AS dalam pernyataan Sabtu (21/1).

Sejauh ini, dalam beberapa bulan terakhir, pasukan AS telah melakukan berbagai serangannya di Somalia, yang telah menewaskan puluhan kelompok militan Al Shabaab yang terafiliasi dengan Al Qaeda.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya