Berita

Direktur Indonesia Resources Studies (Iress) Marwan Batubara/RMOL

Politik

Marwan Batubara: Dengan Pendidikan Setara, TKA China Digaji 7 Kali Lipat dari Pekerja Lokal

JUMAT, 20 JANUARI 2023 | 22:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dalam jabatan dan tingkat pendidikan yang sama, gaji tenaga kerja asal (TKA) China besarannya 7 kali lipat dari gaji tenaga kerja lokal.

Begitu laporan tertulis yang diliris Direktur Indonesia Resources Studies (Iress) Marwan Batubara, Jumat (20/1).

"Rata-rata gaji TKA China sebesar Rp 21 juta rupiah sedangkan untuk tenaga kerja lokal dengan standar UMR berkisar Rp 3.000.000," ujar Marwan Batubara.


Dikatakan Marwan, mayoritas TKA China yang bekerja di Indonesia merupakan lulusan SD, SMP dan SMA. Namun, gaji besar mereka teria, dengan berkisar Rp 15 juta hingga Rp 35 juta per bulan.

Nestapa bagi tenaga kerja lokal bukan saja soal gaji. Kata Marwan, peluang kerja tenaga kerja lokal juga tidak besar degan banyaknya TKA yang datang.

"Dilematika pekerja lokal dan nasional di smelter-smelter milik China dan konglomerat oligarkis sangat tragis. Kesempatan kerjanya mereka terbatas karena porsinya dirampok oleh TKA China," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya