Berita

Potret hasil riset tentang pengetahuan pelajar/mahasiswa di luar negeri terkait Pemilu 2024/Repro

Politik

84,03 Persen Pelajar Indonesia di Luar Negeri Tidak Tahu Pemilu 2024

JUMAT, 20 JANUARI 2023 | 19:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengetahuan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri tentang Pemilu Serentak 2024, termasuk dari kalangan pelajar dan atau mahasiswa yang akan ikut memilih nanti, masih terbilang minim.

Hal tersebut merupakan temuan survei yang dilakukan Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia Kawasan Amerika Eropa (PPIDK Amerop), yang dirilis dalam diskusi virtual yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu (KPP) berkolaborasi dengan PPI Italia bertajuk "Persiapan, Tingkat Partisipasi, dan Tantangan Pemilu 2024 di Luar Negeri" pada Jumat (20/1).

"Kalau kita dalami sejauh mana hak memperoleh informasi (melalui pertanyaan); 'apakah anda tahu caranya terdaftar sebagai pemilih?' Dari survei yang kami lakukan, sebagian besar atau sebanyak 84,03 persen mengatakan tidak tahu," ujar pemapar kajian yang betindak sebagia Sekjen PPI Italia sekaligus mahasiswa master hukum University of Turin, Erwin Natosmal Oemar dalam diskusi.


Lebih dari itu, Erwin mengatakan bahwa surveinya menemukan mengenai pengetahuan pelajar atau mahasiswa tentang cara menuangkan hak suaranya dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di luar negeri nanti.

"Ada 77,31 persen menyatakan tidak tahu (cara menyampaikan hak suaranya di Pemilu 2024 nanti)," urainya.

Lebih lanjut, Erwin mengatakan bahwa pertanyaan tentang pengetahuan pelajar dan atau mahasiswa mengenai pelaksanaan pemilu di luar negeri, beserta dengan cara-cara menyampaikan suara, sangat penting.

"Karena karakter pemilih atau pemilu di luar negeri dengan di Indonesia sangat berbeda. Kita mengenal di Indonesia dengan metode coblos, langsung datang ke TPS. Tapi kalau kita lihat pengelaman pemilu sebelumnya (di luar negeri) ada 3 cara," katanya.

"Yaitu (cara menyampaikan hak suara di luar negeri adalah) dengan (mengirimkan) surat, datang (langsung ke Tempat Pemungutan Suara atau TPS) maupun dengan adanya TPS (atau kotak suara) keliling," demikian Erwin menambahkan.

Survei yang diinisiasi PPI Italia ini dilaksanakan pada 10 sampai dengan 17 Januari 2023 dengan responden yang terlibat sebanyak 119 orang.

Mayoritas responden atau 60,5 persen merupakan pelajar atau mahasiswa yang berdomisili di Italia. Sementara sisanya, 39,5 persen merupakan mahasiswa Indonesia yang berada di luar Italia.

Dari segi latar belakang, sebagian besar responden merupakan mahasiswa yang sedang menempuh studi atau telah menyelesaikan studi pascasarjana sebanyak 63,87 persen. Kemudian mahasiswa sarjana 27,73 persen, mahasiswa tingkat doktoral sebanyak 5,04 persen, dan SMA 3,36 persen.

Survei ini dilakukan melalui poling terbuka, dengan metode non-probability sampling dan teknik purposive sampling yang ditujukan spesifik kepada para pelajar atau mahasiswa Indonesia yang sedang studi di luar negeri, dan mempunyai hak plih untuk Pemilu 2024.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya