Berita

Perdana Menteri Rishi Sunak/Net

Dunia

Gara-gara Lepas Sabuk Pengaman, Rishi Sunak Diincar Polisi

JUMAT, 20 JANUARI 2023 | 14:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Inggris dihebohkan dengan video klip yang beredar di mana Perdana Menteri Rishi Sunak melepas sabuk pengaman saat sedang berkendara dengan mobil mewahnya.

Polisi mengatakan, saat ini mereka sedang menyelidiki momen di mana Sunak tertangkap basah tanpa sabuk pengaman di dalam video klip di akun Instagramnya, yang belakangan telah dihapus.

Kantor Perdana Menteri mengatakan, Sunak menyadari kesalahannya dan telah meminta maaf.


"Itu adalah kesalahan, Perdana Menteri telah menyadarinya dan meminta maaf," kata Downing Street dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Sky News, Jumat (20/1).

"Kami mengetahui masalah ini dan kami akan menyelidikinya," kata polisi Lancashire.

Video itu diposting pada Kamis (19/1) di akun Instagram Sunak. Nampak pria berdarah India itu duduk di kursi belakang sambil berbicara tentang  kebijakannya untuk mendorong pertumbuhan selama perjalanan ke Lancashire di utara Inggris.

Menyadari kesalahannya, Sunak langsung menghapus video itu dan menyatakan permohonan maaf, menekankan bahwa sangat penting menggunakan sabuk pengaman saat berkendara.
"Perdana Menteri percaya setiap orang harus memakai sabuk pengaman," kata Dowing Street.

Setiap warga Inggris yang melanggar aturan penggunaan sabuk akan dikenakan denda  hingga 500 pound. Ada beberapa pengecualian, termasuk ketika mobil digunakan untuk layanan polisi, pemadam kebakaran dan penyelamatan, dan untuk masalah medis bersertifikat.

Menggunakan sabuk pengaman akan membantu menghindari diri dari ancaman bahaya saat kendaraan mengalami kecelakaan. Angka Departemen Transportasi baru-baru ini menunjukkan sekitar 30 persen orang yang tewas dalam mobil di jalan raya pada tahun 2021 tidak menggunakan sabuk pengaman.

Royal Society for the Prevention of Accidents mengatakan "setiap orang harus menganggap serius undang-undang sabuk pengaman - siapa pun dan di mana pun mereka berada".

Video klip Sunak membuat banyak orang sakit hati, menurut Partai Buruh, menyinggung beberapa kesalahan Sunak.

Sunak pernah dikritik karena bepergian ke Blackpool dengan jet RAF yang didanai pembayar pajak daripada menggunakan kereta api, dan kemudian terbang selama 28 menit ke Darlington.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya