Berita

Kebakaran terjadi di Desa Guryong, Seoul Selatan, pada Jumat, 20 Januari 2023/Reuters

Dunia

Kebakaran Besar di Kota Terkumuh Korsel, 500 Orang Dievakuasi

JUMAT, 20 JANUARI 2023 | 11:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kebakaran besar terjadi di salah satu kota terkumuh yang tersisa di Korea Selatan (Korsel), tepatnya di Desa Guryong, Seoul Selatan pada Jumat (20/1) pagi waktu setempat.

Menurut laporan dari otoritas pemadam kebakaran, sekitar 500 orang dievakuasi. Laporan juga menyebutkan, rumah habis dilalap api.

"Sekitar 40 rumah di area seluas 1.700 meter persegi telah hancur," tambah petugas pemadam kebakaran.


Sebanyak 290 petugas pemadam dengan 10 helikopter dan petugas polisi dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Sejauh ini tidak ada korban yang dilaporkan.

Menanggapi insiden tersebut, Presiden Yoon Suk Yeol, yang tengah berada di Swiss untuk menghadiri Forum Ekonomi Dunia, menyerukan upaya habis-habisan untuk meminimalisir kerusakan. Semua petugas pemadam kebakaran dikerahkan dengan segala peralatan yang tersedia.

Dimuat Reuters, Walikota Oh Se-hoon dikabarkan telah mengunjungi desa tersebut, dan meminta para pejabat menyusun langkah baru untuk merelokasi keluarga yang terkena dampak kebakaran.

Desa kumuh yang tersisa ini bersebelahan langsung dengan distrik Gangnam yang maju dan makmur, sehingga desa bagi 660 keluarga ini dianggap sebagai simbol ketidaksetaraan di Korea Selatan.

Daerah tersebut juga rawan mengalami kebakaran, banjir, dan bencana lainnya, dengan banyak rumah yang dibangun hanya menggunakan kardus dan kayu, serta penduduknya sering terpapar masalah keselamatan dan kesehatan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya