Berita

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Soal Peluang Jadi Cawapres, Ace Hasan: Ridwan Kamil Tahu Diri

JUMAT, 20 JANUARI 2023 | 00:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski punya kans maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2024, Ridwan Kamil dinilai akan tahu diri. Gubernur Jawa Barat itu juga akan taat dengan putusan Partai Golkar.

"Pak Ridwan Kamil sampaikan, beliau politiknya 'tahu diri'. Saya kira beliau akan tunduk kepada apa yang jadi perintah partai," kata Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily, saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (19/1).

Ace menjelaskan, politik tahu diri yang dimaksud bukan berarti Ridwan Kamil tidak berkompeten sebagai cawapres. Itu menunjukkan sikap fatsun terhadap keputusan yang akan diambil partainya.


Ditambahkan anggota DPR RI ini, Ridwan Kamil pun telah menunjukkan komitmennya untuk loyal dan taat terhadap apapun keputusan yang diambil Partai Golkar.

Termasuk, keputusan Musyawarah Nasional (Munas) partai yang menetapkan untuk mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres) 2024.

Di sisi lain, Ridwan Kamil juga berhak untuk kembali mencalonkan diri sebagai sebagai Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2024 mendatang.

"Tentu setelah beliau jadi kader Golkar maka beliau pun memiliki kesempatan sebagai kader untuk kembali dicalonkan sebagai Gubernur Jawa Barat yang kedua kalinya," sebut Ace.

Menurut dia, Ridwan Kamil akan serius dan intensif untuk merumuskan strategi pemenangan partai pada Pemilu 2024 sesuai jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemilih dan co-chair Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar.

"Sebagai kader Golkar yang memiliki pengalaman memenangkan Pilkada di Bandung dan Gubernur Jawa Barat, serta kemampuan beliau dalam mendekati milenial, tentu potensi ini akan kami dorong agar jelang 2024 potensi bisa kami optimalkan dalam memenangkan Partai Golkar di Jawa Barat dan provinsi lain," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya