Berita

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol /Net

Dunia

Tersinggung dengan Pernyataan Presiden Yoon, Teheran Panggil Dubes Korsel

KAMIS, 19 JANUARI 2023 | 07:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran keberatan dengan pernyataan  Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol yang membandingkan hubungan antara  Uni Emirat Arab (UEA) dan Iran dengan hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara.

Yoon membuat pernyataan awal pekan ini ketika berbicara dengan tentara Korea Selatan yang ditempatkan di UEA.

Dikutip dari Almayadeen, Kementerian Luar Negeri Iran pada Rabu (18/1) memanggil Duta Besar Korea Selatan untuk Teheran Yun Kang-Hyeon sebagai reaksi atas pernyataan Yoon.


Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum, Reza Najafi, mengatakan kepada Yun Kang-Hyeon tentang hubungan yang mengakar dan bersahabat antara Republik Islam Iran dengan sebagian besar negara-negara Teluk Persia, membandingkannya dengan pernyataan Yoon yang berindikasi merusak perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Najafi juga menyinggung pendekatan Korea Selatan yang tidak bersahabat terkait pemblokiran sumber daya perbankan Iran, menekankan bahwa Korea Selatan telah gagal  mengambil tindakan efektif untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Terkait hal-hal tersebut, Iran akan meninjau kembali hubungannya dengan Korea Selatan.

Yun Kang-Hyeon menyatakan akan menyampaikan protes Iran kepada pihak berwenang di Seoul.

Pernyataan Yoon bukan saja membuat marah Iran. Di dalam negeri,  Pemimpin oposisi Korea Selatan, Lee Jae-myung, juga mengecam Yoon. Mengatakan bahwa pernyataan Yoon yang menyebut Iran sebagai "musuh" UEA adalah "monoseluler" dan "bias."

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya