Berita

Kota Krasnoyarsk di Rusia/Net

Dunia

Tolak Ekstradisi ke AS, Putra Gubernur Krasnoyarsk yang Ditangkap di Italia Minta Dipulangkan ke Rusia

RABU, 18 JANUARI 2023 | 06:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Putra gubernur Krasnoyarsk Artem Uss, yang ditangkap di Italia, meminta pengadilan Milan untuk mengekstradisinya ke Rusia.

Artem Uss, yang dituduh melakukan pencucian uang, menentang ekstradisi ke Amerika Serikat.

Otoritas Italia belum memutuskan bagaimana melanjutkan kasus Uss. Menurut laporan media Italia, pengacara Uss bersikeras bahwa klien mereka akan menghadapi risiko perlakuan diskriminatif jika dia ditahan di penjara Amerika, seperti dilaporkan Radio Liberty.


Pengacara juga percaya bahwa otoritas AS berniat akan menggunakan Uss dalam pertukaran tahanan, mungkin dengan imbalan mantan marinir AS Paul Whelan yang dipenjara.

Uss dan lima warga Rusia lainnya dituduh melanggar sanksi dan pencucian uang. Ia ditangkap pada 17 Oktober di Bandara Internasional Malpensa Milan dengan surat perintah penangkapan AS. Saat itu, dia akan terbang ke Turki.

Uss ditahan di sebuah penjara di utara kota Busto Arsizio selama lebih dari sebulan. Kemungkinan, dia menghadapi hukuman penjara 30 tahun di Amerika Serikat.

Uss mengaku tidak bersalah. Dia bersaksi di pengadilan bahwa dia belum pernah ke New York dan terakhir kali dia berada di Amerika Serikat adalah 25 tahun yang lalu, ketika dia berusia 14 tahun. Menurutnya, ini bertentangan dengan data yang diberikan dalam dokumen yang memberatkan Departemen AS. Keadilan.

Rusia juga sedang mengupayakann ekstradisi Uss. Di tanah airnya, Uss juga terjerat kasus pencucian uang skala besar oleh kelompok terorganisir. Pengadilan Meshchansky di Moskow mengeluarkan surat perintah penangkapan Uss secara in absentia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya