Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari (tengah) di Kantor PGI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (16/1)/RMOL

Politik

Kunjungi PGI, Ketua KPU RI: Kita Jaga Perdamaian Pemilu 2024

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 18:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kunjungan pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI ke Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) membicarakan soal harapan terhadap pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari mengatakan, pihaknya sebagai penyelenggara pemilu tidak bisa bekerja sendirian agar kontestasi bisa berjalan damai, aman, dan lancar.

"Kami harus bergandengan tangan, kami harus bersilaturahim, meminta tolong, meminta bantuan ke berbagai macam pihak. Termasuk PGI," ujar Hasyim di Kantor PGI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (16/1).


Anggota KPU RI dua periode ini menjelaskan, PGI yang memiliki jemaat pastinya juga akan mengikuti Pemilu Serentak 2024, baik sebagai pemilih maupun sebagai peserta pemilu.

"Jemaat PGI yang ikut berkontestasi juga menjadi bagian, dan kita bersama-bersama menjaga perdamaian dalam penyelenggaran Pemilu 2024 nanti dan Pilkada 2024," harapnya.

Maka dari itu, Hasyim mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan PGI disampaikan mengenai fungsi organisasi masyarakat (ormas) dalam lingkup keagamaan sebagai sarana integrasi bangsa.

"Saya kira penting untuk saya sampaikan pada publik bahwa masyarakat, jamaah, itu kemudian tidak perlu baperan dalam konteks pemilu. Karena elite politiknya sendiri juga semuanya berkoalisi secara cair dalam pemilu maupun pilkada," demikian Hasyim menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya