Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Tahu Karakter Jokowi, Jadi Sulit untuk Dikadalin

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 12:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri telah tegas menyampaikan di hadapan Presiden ketujuh RI Joko Widodo bahwa dirinya taat pada konstitusi negara. Dia tidak ingin masa jabatan presiden diperpanjang dan cukup 2 periode sebagaimana diatur pada pasal 7 UUD NRI 1945.

Penegasan itu disampaikan saat acara HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1). Dalam acara itu, Megawati menyatakan "kalau sudah dua kali, ya maaf”. Hal ini dinilai sebagai bahasa politik ketum PDIP terhadap kadernya agar tidak bermanuver mengupayakan perpanjangan masa jabatan presiden.

"Megawati tahu karakter Jokowi, jadi sulit untuk dikadalin," ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/1).


Doktor komunikasi politik lulusan America Global University ini menilai, wacana perpanjangan masa jabatan presiden yang mencuat selama tahun 2022 lalu tak terlepas dari agenda setting Jokowi, karena disampaikan oleh beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Saya nilai Jokowi mulai lupa diri siapa yang besarkan namanya, dan Megawati tahu permainan Jokowi," tuturnya.

Namun untungnya, Jerry melihat Megawati telah mengendus upaya Jokowi dan kroni-kroninya dalam melanggengkan kekuasaan.

"Saya salut dengan ketegasan Mega yang taat pada konstitusi negara yang tak mau kompromi dengan Jokowi soal perpanjangan masa jabatan presiden," demikian Jerry menambahkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya