Berita

Aktivis Tionghoa penyuka sepakbola, Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Lieus Sungkharisma: Perlakuan Tidak Adil Tanda KLB PSSI Sudah Disusupi Agenda Kekuasaan

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 09:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perbedaan perlakuan dalam proses penerimaan pendaftaran dan dukungan untuk bakal calon ketua umum PSSI periode 2023-2027 disoroti aktivis Tionghoa penyuka sepakbola, Lieus Sungkharisma.

Dia melihat bahwa perbedaan mencolok terlihat saat seorang menteri dan Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti mendaftarkan diri maju sebagai ketum PSSI 2023-2027 di GBK Arena, Jakarta. Rombongan menteri diterima oleh Kesekretariatan PSSI di sebuah ruang rapat yang bagus, sementara LaNyalla diterima hanya di meja resepsionis di depan lorong lift yang sempit.

Lieus Sungkharisma mengecam keras perlakukan diskriminatif itu. Dia menilai hal tersebut menjadi bukti bahwa PSSI mulai dirasuki oleh kepentingan politik dan kekuasaan.


“Apapun alasannya dan siapapun yang memerintahkan perbedaan perlakukan saat pendaftaran bakal calon ketua umum PSSI itu, jelas tujuannya tidak baik. Ini sekaligus menunjukkan bahwa KLB PSSI Februari nanti sudah disusupi oleh agenda-agenda kekuasaan yang tidak ada hubungannya dengan sepakbola,” ujar Lieus kepada redaksi, Senin (16/1).

Seharusnya, kata Lieus, pengurus PSSI dan panitia KLB harus bersikap adil dan profesional dengan melepaskan semua kepentingan apalagi tekanan politik dari pihak-pihak tertentu.

PSSI adalah milik klub dan bukan milik orang perorang. Sepakbola itu olahraga semua rakyat. Jadi jangan korbankan PSSI hanya karena pengurus atau panitia KLB punya agenda atau kepentingan lain di luar sepakbola itu sendiri.

Lieus sendiri mengetahui bahwa selain menjabat Ketua DPD RI, LaNyalla bukanlah sosok baru di dunia sepakbola Indonesia. Ketua DPD RI itu bahkan pernah menjadi anggota Exco PSSI 2011-2015 dan ketua umum Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI).

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu terpilih menjadi Ketua Umum PSSI melalui Kongres Luar Biasa/KLB (Extra Ordinary Congress) yang diprakarsai Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu 18 Maret 2011.

“Dia kemudian menjabat Wakil Ketua Umum PSSI periode 2013-2015. Pada periode tersebut, LaNyalla juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sepak Bola Indonesia. Saat menjabat Ketua BTN Sepakbola Indonesia, pria kelahiran Jakarta dan besar di Surabaya itu sukses membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013. Saat itu, pelatih Timnas Indonesia U-19 adalah Indra Sjafri,” kata Lieus.

Prestasi itulah, tambah Lieus, yang kemudian membawa LaNyalla menjabat Ketua Umum PSSI dari tahun 2015 hingga 2016. LaNyalla menjabat kursi tertinggi di PSSI itu usai terpilih lewat Kongres Luar Biasa PSSI yang diadakan di Surabaya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya