Berita

Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Siti Zuhro/Net

Politik

Tak Ada Incumbent, Kompetisi Pemilu 2024 Bakal Ketat

SABTU, 14 JANUARI 2023 | 20:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan pemilu dan pilkada yang dilaksanakan serentak pada tahun 2024 mendatang diprediksi memiliki suhu politik yang cukup tinggi. Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Siti Zuhro melihat potensi itu lantaran tak ada incumbent pada kontestasi politik mendatang.

"Pilpres dan Pilkada akan dilaksanakan serentak pada 2024, dan tentu saja tarikan politiknya akan luar biasa," ujar Siti Zuhro dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/1).

Selain itu, dosen magister politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini juga memprediksi kontestasi Pilpres bakal diisi oleh capres-capres baru, sehingga eskalasi politik akan berbeda dari Pemilu 2019 yang masih diikuti oleh incumbent.


"Kompetisi kontestasi diprediksi bakal ketat karena tidak ada incumbent," demikian Siti Zuhro menambahkan.

Pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan dibarengi dengan Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota yang digelar pada 14 Februari 2024.

Sementara, untuk pencoblosan Pilkada Serentak 2024 yang akan digelar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota akan dilaksanakan pada November 2024.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya