Berita

Manajer Karo United, Yosephine N Sembiring/Net

Sepak Bola

Karo United Bantah Setuju Liga 2 Dihentikan

SABTU, 14 JANUARI 2023 | 01:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Liga 2 Indonesia asal Sumatera Utara, Karo United, membantah isu yang menyebut mereka setuju Liga 2 Indonesia dihentikan.

Bantahan ini disampaikan manajer Karo United, Yosephine N Sembiring, dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLSumut, Jumat (13/1).

“Karo United berdasarkan meeting manajemen di bulan Desember tahun 2022 tidak pernah setujua terkait usulan Liga 2 tahun 2022/2023 dihentikan pascatragedi Kanjuruhan, Malang. Sikap klub tersebut disampaikan perwakilan kami dalam owner meeting yang digelar di Jakarta pada 14 Desember 2022,” katanya.


Ia menegaskan, dalam pertemuan tersebut perwakilan Karo United mengusulkan kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru selaku operator liga agar tetap mengelar Liga 2 dengan menggunakan sistem buble seperti selama pandemi Covid-19.

Jika sistem tersebut tidak dapat dijalankan, Karo United mengusulkan agar pelaksanaan Liga 2 ditunda sampai seluruh klub siap menggelar pertandingan dengan aturan yang berlaku pascatragedi Kanjuruhan.

“Terkait informasi yang beredar bahwa manajemen Karo United menyetujui Liga 2 dihentikan, kami akan telusuri lebih lanjut,” ujarnya.

Bahkan. kata Yosephine, tidak tertutup kemungkinan Karo United akan menelusuri bukti-bukti terkait munculnya isu tersebut untuk membawanya ke ranah hukum.

“Dan jika ditemukan pelanggaran hukum akan kami proses sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya