Berita

Gubernur Papua Lukas Enembe usai diperiksa oleh KPK/RMOL

Hukum

Pekan Depan, KPK Akan Kembali Periksa Lukas Enembe

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 19:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun mengaku sakit saat diperiksa perdana sebagai tersangka, KPK akan tetap melakukan pemeriksaan lanjutan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe atas kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua.

"Yang bersangkutan tentu kemarin sudah dinyatakan fit, sehingga ini menjadi pegangan KPK. Sekalipun kemarin ketika dilakukan pemeriksaan di BAP, yang bersangkutan mengaku sakit," ujar Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat sore (13/1).

Tim penyidik, kata Ali, akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap Lukas dengan menghadirkan langsung di Gedung Merah Putih KPK, pekan depan.


"Dan tentu untuk pemeriksaan berikutnya kami juga akan segera jadwalkan diperkirakan Minggu depan kami akan kembali hadirkan yang bersangkutan, baik itu sebagai saksi maupun tersangka," kata Ali.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK ini menjelaskan, selain sebagai tersangka, Lukas juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka pihak pemberi suap, yaitu Rijatono Lakka (RL) selaku Direktur sekaligus pemegang saham PT Tabi Bangun Papua (TBP).

"Oleh karena itu kami sih berharap bahwa tersangka ini akan kooperatif, dapat memberikan jawaban-jawaban kepada tim penyidik KPK, baik itu sebagai saksi, ataupun sebagai tersangka untuk kelancaran proses pemberkasan perkara, sehingga ada kepastian hukum," pungkas Ali.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya