Berita

Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat/Net

Politik

Jumhur Curiga, Lahirnya Perppu Ciptaker Karena Ditagih Oligarki

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 21:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPP KSPSI Jumhur Hidayat tak bisa menerima dalih pemerintah menerbitkan Perppu Cipta Kerja lantaran adanya kegentingan ekonomi.

Menurut tafsiran Jumhur, kegentingan yang dimaksud karena adanya “penagih” yang mendesak pemerintah untuk menerbitkan Perppu tersebut.

“Jadi kegentingannya memaksa tuh harus didefinisikan, mungkin ditagih oleh oligarki atau kepentingan modal mana pak cepetan dong, akhirnya dibuat,” kata Jumhur saat menjadi narasumber talkshow di stasiun tv swasta, Kamis (12/1).


Dia mengurai, munculnya UU Ciptaker telah menuai protes dari seluruh elemen masyarakat termasuk buruh, dan banyak yang mengajukan juducial review ke Mahkamah Konstitusi hingga akhirnya MK memutuskan inkonstitusional bersyarat kemudian meminta DPR dan pemerintah untuk mengkaji ulang undang-undang tersebut.

Terkait kegentingan ekonomi yang jadi alasan pemerintah, Jumhur kembali menyinggung saat Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyampaikan bahwa outlook ekonomi nasional di 2023 cukup baik.

“Jadi buat saya ini satu akal-akalan yang wajib untuk ditolak, walaupun saya pesimis. Karena, secara logika undang-undang itu yang bikin juga DPR bersama pemerintah. Kemudian diajukan ditolak di atur-atur segala rupa akhirnya keluar perppu, itu sepertinya diinginkan DPR,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya