Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

Koalisi Jokowi Diramal Pecah Jika PDIP Maksa Sistem Pileg Dibuat Tertutup

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 18:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana perubahan sistem pemilihan anggota legislatif (Pileg) pada tahun 2024 menjadi daftar tertutup, diramal sebagai awal dari perpecahan koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Koalisi Jokowi bisa pecah, sebagai akibat PDIP menginginkan coblos (daftar caleg) tertutup atau nyoblos parpol saja pada Pileg 2024," ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/1).

Pihak yang menurut Jerry berperan penting dalam perubahan sistem Pileg 2024 menjadi tertutup, yaitu PDI Perjuangan yang telah melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi untuk menguji Pasal 168 ayat (2) UU 7/2017 tentang Pemilu yang mengatur soal sisitem pileg terbuka.


"Saya pikir buntut dan imbasnya ide PDIP ini akan berdampak pada kabinet Jokowi dan keretakan koalisi," tuturnya.

Ditambah, lanjut Jerry, suda ada pernyataan sikap dari 8 aprpol parlemen seperti Partai Golkar, PPP, hingga PKB yang notabene merupakan parpol pengusung Presiden Jokowi, malah menolak sistem pileg menjadi tertutup.

"Jadi hanya PDIP sendiri atau tak ada dukungan Parpol lain," demikian Jerry menambahkan. 

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya