Berita

Jurubicara Gus Dur, M Adhie Massardi/RMOL

Politik

Adhie Massardi: Pendukung Perppu Ciptaker Intelektual Pragmatis

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 16:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Para intelektual di Tanah Air yang mendukung penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Cipta Kerja (Ciptaker) merupakan intelektual pragmatis.

Oleh sebab itu, maksud mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrachaman Wahid atau Gus Dur, Rizal Ramli mengkritik Menko Polhukam Mahfud MD di Twitter terkait penerbitan Perppu Ciptaker merupakan cara untuk mengingatkan kaum intelektual yang cenderung pragmatis tersebut.

Bukan hanya kepada personal Mahfud MD, melainkan pemerintah dan para intelektual se Indonesia yang cenderung pragmatis membenarkan Perpu Ciptaker yang jelas-jelas dinyatakan inkonstitusional bersyarat perlu perbaikan hingga tiga tahun.  


Demikian disampaikan Jurubicara Gus Dur, M Adhie Massardi dalam serial diskusi yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL bertajuk “Perppu Ciptaker & Ribut-ribut Murid Gus Dur”, di Kopi Timur, Jakarta Timur, pada Kamis (12/1).

“Saya melihat tujuan Bang Rizal Ramli juga bukan hanya kepada Pak Mahfud tapi kepada intelektual seluruh Indonesia yang memilih jalan pragmatis,” kata Adhie.

Menurut Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini, intelektual pragmatis itu tidak hanya di penerintahan, lebih jauh daripada itu juga ada di perguruan-perguruan tinggi di Tanah Air.

“Contoh misalnya banyak rektor melarang mahasiswanya berdemonstrasi karena dia takut ditegur oleh Presiden. Kan kacau,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya