Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin/Net

Politik

Pengamat: Bukan PDIP, Golkar yang Loyal dan Back Up Jokowi

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 13:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya di HUT ke-50 PDI Perjuangan yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak bisa apa-apa tanpa PDIP, justru bisa berbalik ke arah dirinya.

Sebab, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, menilai pernyataan Megawati tersebut berbanding terbalik dengan sepak terjang Jokowi di pemerintahan.

Menurutnya, Jokowi justru di-back up secara total oleh Partai Golkar. Sedangkan hubungan Jokowi dengan PDIP cenderung pasang-surut.


“Jokowi itu gesturenya di internal partai sendiri enggak nyaman. Justru yang total mem-back up pemerintahan Jokowi ya Golkar. Golkar menjadi jangkar. Golkar yang selalu loyal dan setia kepada Jokowi,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOLdi Jakarta, Kamis (12/1).

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini pun memberi contoh dukungan Golkar bagi Jokowi. Mulai dari penanganan Covid-19 yang diketuai oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, hingga loyalitas Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan yang terlihat total untuk Jokowi.  

“Jadi selama ini yang banyak mem-back up Jokowi ya Golkar, yang selalu loyal setia dan tidak pernah ingkar janji kepada Jokowi. Kalau PDIP pasang-surut dengan Jokowi. Kita lihat dalam perjalanannya Golkar lah yang banyak mem-back up pemerintahan Jokowi. Publik pun tahu seperti itu,” demikian Ujang Komarudin.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya