Berita

Direktur Jenderal DDC Tares Krassanairawiwong/Net

Dunia

Thailand Jamin Kedatangan Turis China Tidak Timbulkan Lonjakan Kasus Covid-19

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 10:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) Thailand memastikan bahwa melonjaknya kedatangan turis asal China tidak akan memicu lonjakan jumlah infeksi Covid-19 baru.

Pengumuman tersebut disampaikan Direktur Jenderal DDC Tares Krassanairawiwong pada Rabu (11/1), mengatakan pihaknya berencana untuk menilai situasi terkait infeksi virus corona dalam waktu dua minggu.

"Saat ini, beban kasus rata-rata 900 per hari, dengan jumlah pasien Covid-19 dalam kondisi kritis dan membutuhkan respirator menurun," kata Tares, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (12/1).


"Negara saat ini mengalami rata-rata delapan kematian per hari akibat virus itu," tambahnya.

"Apalagi, jumlah kasus setelah libur tahun baru ternyata lebih rendah dari yang diperkirakan," lanjut Tares.

Pengumuman Thailand datang setelah sejumlah negara, termasuk AS, Korea Selatan dan Jepang mebatasi kedatangan turis asal China di tengah melonjaknya kasus baru Covid-19 setelah negara itu mencabut pembatasan selama akhir pekan.

Tares mengatakan, karena banyak warga China yang diperkirakan mengunjungi tempat-tempat keagamaan, DDC bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Administrasi Metropolitan Bangkok (BMA) untuk memastikan langkah-langkah keamanan diterapkan.

"Di bandara internasional, pemindai suhu tubuh telah dipasang, dan staf pengendalian penyakit dikerahkan untuk memberikan saran kesehatan kepada pelancong yang terinfeksi atau diduga terinfeksi virus," katanya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya