Berita

Bentrokan antara demonstran dan aparat di Peru/Net

Dunia

Protes Telan Banyak Korban, Presiden Peru Diselidiki Atas Tuduhan Genosida

RABU, 11 JANUARI 2023 | 14:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Peru Dina Boluarte akan diselidiki atas tuduhan genosida setelah puluhan orang meninggal dunia selama aksi protes anti-pemerintah yang berlangsung sejak awal Desember.

Kantor jaksa agung pada Selasa (10/1) mengatakan penyelidikan juga akan berfokus pada Perdana Menteri Alberto Otarola, Menteri Pertahanan Jorge Chaves, dan Menteri Dalam Negeri Victor Rojas.

Penyelidikan dimulai setelah protes di Peru menyebabkan sedikitnya 40 orang tewas dan ratusan lainnya terluka, seperti dikutip The Telegraph.


Pada Senin (9/1), 17 orang meninggal, dan 68 orang lainnya serta 75 polisi terluka dalam bentrokan yang terjadi di wilayah Puno, selatan Peru. Ini menandai salah satu hari protes paling mematikan sejak mantan Presiden Pedro Castillo digulingkan dan ditahan pada Desember.

Jurubicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB Marta Hurtado telah meminta pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan yang cepat, tidak memihak, dan efektif atas banyaknya kematian dan cedera yang dilaporkan.

Beberapa kelompok hak asasi manusia menyalahkan pihak berwenang karena menggunakan senjata api dan menjatuhkan bom asap ke warga sipil. Sementara tentara mengklaim bahwa pengunjuk rasa menggunakan senjata dan bahan peledak rakitan.

Protes anti-pemerintah dimulai di Peru pada awal Desember setelah pemakzulan dan penangkapan Castillo yang berusaha membubarkan Kongres. Castillo kemudian menjalani 18 bulan dalam penahanan pra-sidang atas tuduhan pemberontakan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya