Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Singgung Kesetaraan Gender, Megawati Dinilai Beri Kode Usung Puan pada 2024

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 18:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pidato perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI Perjuangan  yang disampaikan sang ketua umum, Megawati Soekarnoputri, khususnya terkait dengan kesetaraan gender, dinilai sebagai kode politiknya terkait calon presiden (capres) yang akan diusung pada 2024.

"Salah satu penekanannya, menurut saya, Megawati menjelaskan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kemampuan yang sama memimpin Indonesia," ujar pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Emrus Sihombing, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/1).

Ia mengatakan, wacana kesetaraan gender yang diangkat Megawati tersebut secara tidak langsung mengarah kepada satu sosok kader potensial yang bisa memimpin Indonesia dari kalangan perempuan.


"Karena itu, saya memaknai bahwa terbuka sangat lebar bahwa PDIP mengusung perempuan (jadi) pemimpin nasional di periode 2024-2029," tuturnya.

"Salah satu kandidat yang mereka usung bisa saja Puan Maharani," demikian Emrus menambahkan.

Dalam pidato HUT ke-50 PDIP yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa pagi (10/1), Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tak sekadar menyinggung soal kesetaraan gender. Tapi, dia juga menyampaikan pujian kepada putrinya, Puan Maharani, yang berhasil menjadi Ketua Sidang Inter-Parliamentary Union(IU) ke-144 di Nusa Dua, Bali, pada Maret 2022 lalu.

"Mbak Puan, waktu IPU itu susah lho, lebih susah ngaturnya daripada kalau dengan pemerintahan. Ini bukan karena Mbak Puan anak saya, ndak. Susah lho dia bisa jadi Ketua IPU," puji Megawati.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya