Berita

Retak di jalanan di Kota Joshimath, Uttarakhand, India/Net

Dunia

Kota di India Terancam Tenggelam, Bangunan Amblas dan Air Keluar dari Tanah

MINGGU, 08 JANUARI 2023 | 06:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Fenomena tanah tenggelam terjadi di India. Sebuah kota di negara bagian Uttarakhand dekat Himalaya seketika amblas dan air keluar dari dalam tanah.

Retakan-retakan terlihat di jalanan dan bangunan Kota Joshimath. Pihak berwenang pada Sabtu (7/1) menyebut 600 rumah terdampak akibat fenomena ini. Sebuah candi juga runtuh ketika tanah amblas pada Jumat malam (6/1).

Seorang pejabat distrik, Himashu Khurana mengurai, lebih dari 60 keluarga telah dievakuasi ke kamp bantuan pemerintah. Namun jumlahnya kemungkinan akan bertambah menjadi 600 keluarga.


"Tampaknya sistem drainase rusak, mengakibatkan rembesan air di bawah rumah yang menyebabkan mereka tenggelam," kata pejabat manajemen bencana engara bagian, Ranjit Sinha menjelaskan penyebab insiden tersebut.

Para ahli juga memperkirakan fenomena ini terjadi lantaran massifnya upaya konstruksi jalan raya dan bangunan-bangunan di wilayah tersebut.

Dimuat Associated Press, pemerintah akan membayar kompensasi sebesar 4.000 rupee per bulan selama enam bulan kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal di Joshimath.

Pihak berwenang juga telah menghentikan sementara kegiatan konstruksi, termasuk pembangunan jalan Chardham untuk mempermudah akses ziarah.

Joshimath merupakan kota kuil berpenduduk sekitar 25 ribu orang yang terletak di ketinggian 1.890 meter. Setiap tahunnya, puluhan ribu orang berziarah ke Badrinath dan Him Kund Sahib, situs ziarah utama Hindu dan Sikh, di sekitar Joshimath.

Wilayah ini juga memiliki hujam deras yang menghancurkan. Ratusan orang meninggal dunia ketika banjir parah yang melanda pada tahun 2013 dan 2021.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya