Berita

Joe Biden/Net

Dunia

Biden Tuding Putin Cari Oksigen lewat Permintaan Gencatan Senjata

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 09:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat meragukan rencana gencatan senjata selama perayaan Natal yang diserukan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam pernyataannya pada Kamis (5/1), Presiden AS Joe Biden mengklaim perintah gencatan senjata yang akan berlangsung selama 36 jam itu hanya sebagai upaya untuk menemukan ruang bernapas bagi pasukan Putin.

"Saya enggan menanggapi apa pun yang dikatakan Putin. Saya merasa bahwa dia bersedia mengebom rumah sakit, lahan pertanian,  dan gereja, selama perayaan Natal," kata Biden, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (6/1).


"Saya pikir dia mencoba mencari oksigen," tambahnya.

Sentimen serupa digaungkan juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price.

"Kami memiliki keyakinan adanya niat tertentu di balik pengumuman ini. Jika Rusia benar-benar serius tentang perdamaian, tentang mengakhiri perang ini, Rusia akan menarik pasukannya dari wilayah kedaulatan Ukraina," kata Price.

Sebelumnya pada Kamis, Putin, mengikuti seruan pemimpin Gereja Ortodoks Rusia Patriark Kirill untuk melakukan gencatan senjata sebelum dan sesudah perayaan Natal pada 6 dan 7 Januari.

“Dengan mempertimbangkan seruan Yang Mulia Patriark Kirill, saya menginstruksikan menteri pertahanan Federasi Rusia untuk memperkenalkan dari pukul 12.00 pada tanggal 6 Januari 2023, hingga pukul 24.00 pada tanggal 7 Januari 2023, gencatan senjata sepanjang seluruh jalur kontak antara pihak-pihak di Ukraina,” kata Putin.

“Berdasarkan fakta bahwa sejumlah besar warga yang menganut Ortodoksi tinggal di wilayah permusuhan, kami meminta pihak Ukraina untuk mengumumkan gencatan senjata dan mengizinkan mereka untuk menghadiri kebaktian pada Malam Natal, serta pada Hari Natal," ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya