Berita

Drone Shahed 136 yang ditembak jatuh di Kupiansk, Ukraina/AP

Dunia

Ditembak Jatuh Ukraina, Sebagian Besar Komponen Drone Iran Ternyata Buatan AS

KAMIS, 05 JANUARI 2023 | 15:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah drone atau pesawat tak berawak milik Iran yang ditembak jatuh di Ukraina pada tahun lalu dilaporkan berisi komponen-komponen buatan perusahaan Amerika Serikat (AS).

Informasi intelijen Ukraina yang diperoleh CNN menyebut 40 dari 52 komponen dari drone Shahed 136 Iran dibuat oleh 13 perusahaan AS.

Sementara 12 komponen sisanya berasal dari perusahaan di Kanada, Swiss, Jepang, Taiwan, dan China.


Drone bunuh diri Shahed 136 buatan Iran digunakan oleh Rusia untuk menyerang Ukraina. Pada November, terhitung ada 400 unit drone yang dikerahkan ke Ukraina.

Shahed 136 merupakan kendaraan udara tak berawak jarak jauh yang dapat menyerang target lebih dari 2.000 km jauhnya. Memiliki kecepatan sekitar 185 kilometer per jam, drone ini didorong baling-baling dan dipandu oleh GPS untuk akurasi.

AS sedang mencari cara untuk mengekang produksi drone Iran melalui sanksi dan kontrol ekspor.

Gedung Putih pada Rabu (5/1) mengatakan sedang berbicara dengan perusahaan swasta yang suku cadangnya telah digunakan dalam produksi.

"Kami sedang menilai langkah lebih lanjut yang dapat kami ambil dalam hal kontrol ekspor untuk membatasi akses Iran ke teknologi yang digunakan dalam drone," kata jurubicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Adrienne Watson.

AS sebelumnya telah menjatuhkan sanksi pada perusahaan dan orang-orang yang dituduh memproduksi atau mentransfer drone Iran yang digunakan Rusia untuk menyerang infrastruktur sipil di Ukraina.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya