Berita

Aksi unjuk rasa elemen buruh terhadap terbitnya Perppu No 2/2022 di depan Gedung DPR/RMOL

Politik

Tolak Perppu Ciptaker, Aliansi Buruh: Ini Kudeta Konstitusi!

KAMIS, 05 JANUARI 2023 | 13:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aksi penolakan Perppu No 2/2022 atau Perppu Cipta Kerja (Ciptaker) terus disuarakan sejumlah aliansi massa dengan menggeruduk Gedung DPR RI, Senayan, Kamis (5/1).

Puluhan massa itu membentangkan spanduk bertuliskan "Pernyataan sikap pimpinan serikat pekerja/serikat buruh, Aliansi Aksi Sejuta Buruh Menolak Perppu No.2 Tahun 2022 Presiden Melanggar Konstitusi".

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, dalam demonstrasi tersebut tampak hadir sejumlah tokoh seperti Jumhur Hidayat, Refly Harun, Haris Azhar, dan salah satu perwakilan dari Greenpeace dan sejumlah elemen dari serikat buruh.


Mereka menuntut parlemen untuk mengambil sikap tegas atas terbitnya Perppu Ciptaker.

Pasalnya, UU Omnibus Law telah diputuskan inkonstitusional bersyarat oleh majelis hakim di Mahkamah Konstitusi. Dengan adanya Perppu Ciptaker, maka Presiden Joko Widodo dianggap telah melanggar konstitusi.

"Kami pimpinan Konfederasi dan Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang tergabung dalam Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) menilai penerbitan Perppu Nomor 2 tahun 2022 adalah bentuk pembangkangan, pengkhianatan, dan kudeta Konstitusi RI serta tindakan pelecehan atas putusan kelembagaan Mahkamah Konstitusi (MK)," ucap perwakilan Gabungan Serikat Buruh Indonesia, Rudi Habedaman, di lokasi, Kamis (5/1).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya