Berita

Biksu Wirathu/Net

Dunia

Biksu Penghasut Kebencian Agama di Myanmar Dapat Penghargaan Nasional dari Junta Militer

KAMIS, 05 JANUARI 2023 | 01:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penghargaan nasional yang diberikan oleh junta militer Myanmar kepada seorang biksu atas jasanya bagi persatuan negara pada Selasa (3/1), menjadi ramai diperbincangkan.

Lantaran biksu bernama Wirathu itu, sangat terkenal sebagai penghasut kebencian agama dan dijuluki "Buddhist bin Laden".

Wirathu adalah salah satu dari ratusan orang yang menerima penghargaan dan gelar kehormatan “Thiri Pyanchi" atas pekerjaan luar biasa untuk kebaikan dan persatuan Myanmar.


Tetapi gelar yang diberikan sangat bertolak belakang dengan kontribusi Wirathu selama ini.

Ia telah lama dikenal karena retorika nasionalis anti-Muslimnya, terutama terhadap minoritas Muslim Rohingya.

Pada 2013, ia tampil di sampul majalah Time sebagai "The Face of Buddhist Terror".

Wirathu menyerukan pemboikotan bisnis milik Muslim dan pembatasan pernikahan antara umat Buddha dan Muslim.

Menurut kelompok HAM, seruan Wirathu telah memicu permusuhan terhadap masyarakat dan menjadi dasar untuk tindakan keras militer pada tahun 2017 yang memaksa sekitar 740.000 Rohingya melarikan diri ke perbatasan Bangladesh.

Di masa pemerintahan Aung San Suu Kyi, Wirathu pernah dipenjara tuduhan atas penghasutan.

Setelah kudeta yang dilakukan oleh junta militer, Wirathu akhirnya dibebaskan dari segala tuduhan September 2021. 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya