Berita

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri/RMOL

Hukum

Sadar Masuk Tahun Pemilu, Ali Fikri: KPK Tidak Ada Kaitan Sama Sekali dengan Urusan Politik

RABU, 04 JANUARI 2023 | 22:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menjelang Pemilu 2024 atau dikenal sebagai tahun politik, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap masyarakat tidak mengaitkan apa yang dikerjakan lembaga antirasuah ini ke ranah politik, termasuk terkait penyelidikan penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, pihaknya menyadari bahwa saat ini adalah gerbang menuju Pemilu 2024, yang disebut sebagai tahun politik.

"Maka kerja-kerja KPK, pasti selalu akan dikaitkan dengan politik. Tapi kami pastikan, bahwa seluruh kerja-kerja, program-program KPK khususnya yang berkaitan dengan penindakan, tidak ada kaitannya sama sekali dengan urusan politik," ujar Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (4/1).


Karena kata Ali, KPK merupakan lembaga penegak hukum yang tidak pandang bulu melihat latar belakang sosial maupun latar belakang politik dalam menindak pihak pihak yang harus mempertanggungjawabkan secara hukum.

Lebih lanjut, Ali Fikri menegaskan bahwa pihaknya tidak dalam rangka menarget pihak tertentu. Meski demikian, ketika ada laporan masuk ke lembaga antirasuah, KPK, pasti akan menindaklanjuti.

"Jadi sekali lagi, kami sih berharap, bahwa masyarakat siapapun itu, jangan kemudian selalu mengkaitkan bahwa apa yang dikerjakan KPK, selalu dikaitkan dengan politik, karena kami lembaga penegak hukum," pungkas Ali.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya