Berita

Dunia

Mobil Mantan Gubernur Jadi Target Bom, Empat Petugas Keamanan Nigeria Tewas

RABU, 04 JANUARI 2023 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah bom mobil meledak dan menewaskan empat petugas keamanan di Negara Bagian Imo, Nigeria tenggara, pada Selasa (3/1) waktu setempat.

Komisaris Polisi Mohammed Barde mengatakan mereka yang tewas dalam serangan terhadap konvoi yang membawa mantan gubernur Ikedi Ohakim itu termasuk tiga petugas polisi dan seorang pejabat paramiliter.

"Pria itu (Ohakim) disergap dan dia bisa bermanuver dan melarikan diri," kata Barde, seperti dikutip dari Africa News, Rabu (4/1).


"Empat personel keamanan tewas di mobil yang berbeda," katanya.

Serangan itu, kata Barde, merupakan kemunduran yang tidak menguntungkan bagi upaya pemerintah untuk memulihkan perdamaian di beberapa negara bagian tenggara Nigeria yang dilanda konflik.

Nigeria Tenggara telah mengalami peningkatan serangan kekerasan dalam beberapa tahun terakhir, sering disalahkan pada separatis yang mencoba melepaskan diri dari negara Afrika Barat untuk membentuk negara merdeka.

Para separatis yang mengidentifikasi diri sebagai Masyarakat Adat Biafra semakin beringas di tengah seruan referendum. Mereka kerap menargetkan orang-orang terkemuka dan pasukan keamanan di tenggara.

Pihak berwenang mengatakan telah mulai melakukan perburuan terhadap para pelaku penyerangan Selasa.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya