Berita

Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay,

Politik

Legislator PAN: Parpol dan Masyarakat Ingin Sistem Proporsional Terbuka

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 09:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mayoritas partai politik dan masyarakat banyak yang mengharapkan agar Pemilu 2024 tetap dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka seperti yang digunakan pada tiga pemilu sebelumnya.

"Pemilu itu kan milik masyarakat. Pesertanya juga anggota masyarakat yang tergabung dalam organisasi yang bernama partai politik. Sudah semestinya seluruh penyelenggaraannya sesuai dengan harapan mayoritas masyarakat,” kata Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, kepada wartawan, Selasa (3/1).

Atas dasar itu, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menyebut bahwa aspirasi dari parpol dan masyarakat tersebut perlu didengar oleh para hakim Mahkamah Konstitusi (MK).


Sebab, di dalam sistem proporsional terbuka, partisipasi politik masyarakat dipastikan lebih luas. Karena demokrasi itu pada intinya adalah partisipasi dan keterbukaan.

“Semakin tinggi partisipasi publik, semakin bagus kualitasnya. Sebaliknya, demokrasi akan mundur jika keterlibatan publik dipinggirkan. Apalagi, penentuan calon wakil rakyat dilakukan secara tertutup dan terkonsentrasi pada lingkup internal partai politik,” pungkasnya.

Wacana penerapan sistem proporsional tertutup disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asyari, pada acara Catatan Akhir Tahun KPU di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis lalu (29/12). Hasyim menjelaskan, hal tersebut hanya sebatas asumsi berdasarkan adanya gugatan di MK tentang UU Kepemiluan saat ini.

Jadi, hal itu bukanlah usulan dari KPU. Melainkan dari kondisi faktual kepemiluan yang terjadi saat ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya