Berita

Vaksinasi kolera untuk anak-anak/Net

Kesehatan

Wabah Kolera Merajalela, Malawi Perpanjang Waktu Libur Sekolah

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 08:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Semester baru akan dimulai pada 3 Januari, tetapi peningkatan kasus infeksi kolera dan kematian memaksa pemerintah membatalkan rencana pembukaan kembali sekolah untuk mengendalikan wabah tersebut.

Menurut Gugus Tugas Pemerintah Malawi untuk Penanganan Virus Covid-19 dan Kolera, semua siswa sekolah dasar dan menengah di Kota Blantyre dan Lilongwe diminta untuk tetap di rumah dan menerima vaksin kolera.

“Untuk semua pelajar lainnya di semua distrik kesehatan, otoritas masing-masing harus meningkatkan kepatuhan terhadap langkah-langkah pengendalian kolera yang direkomendasikan, termasuk vaksinasi kolera bagi mereka yang belum divaksinasi,” imbau badan tersebut seperti dimuat Nation Africa pada Senin (2/1).


Perpanjangan libur siswa akan berlangsung selama dua minggu ke depan.

Sejak pertama muncul pada Februari lalu, kolera telah membunuh 410 orang di Malawi dengan 13.837 orang positif mengidap penyakit dan 338 di antaranya telah dirawat di rumah sakit.

Pada November, Malawi menerima 2,9 juta dosis vaksin kolera dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bersamaan dengan penyebaran wabah besar-besaran di salah satu negara termiskin Afrika itu.

Mengutip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kolera adalah infeksi diare akut yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi bakteri Vibrio cholera.

Wabah kolera di Malawi terjadi akibat badai tropis Ana (Januari 2022) dan Siklon Gombe (Maret 2022) yang menyebabkan banjir parah,  perpindahan populasi besar yang sekarang kekurangan akses ke air bersih, sanitasi, dan kebersihan.

Saat ini, 27 dari 29 distrik di Malawi telah terdampak kolera dan tercatat sebagai wabah terbesar dalam sepuluh tahun terakhir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya