Berita

Gubernur Khofifah menyapa warga terdampak banjir di Sampang/Ist

Nusantara

Bersama Pangdam dan Kapolda, Khofifah Tinjau Lokasi Banjir di Sampang

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 04:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat meninjau daerah terdampak banjir di Kabupaten Sampang, Madura, Senin (2/1).

Bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto, Khofifah datang guna memastikan kondisi dan memetakan kebutuhan bagi masyarakat yang terdampak.

Khofifah menyempatkan berbincang, menyapa dan mendengarkan keluh kesah warga yang rumahnya terdampak banjir, tepatnya di Kawasan Rong Tengah, Kecamatan Sampang.


Selanjutnya, Khofifah juga meninjau Pondok Pesantren Assirojiyyah Sampang, yang berada tak jauh dari lokasi sebelumnya. Di titik tersebut, genangan air juga tampak telah surut.

Usai meninjau dampak banjir di PP Assirojiyah dan Dapur Umum, Gubernur Khofifah juga memberikan santunan sebagai bentuk takziyah bagi salah satu korban meninggal, yakni Muhammad Romli (27), akibat tersengat listrik saat banjir terjadi di Kabupaten Sampang.

“Terima kasih Ibu Gubernur atas bantuan yang diberikan. Kami mohon doanya agar almarhum diterima di sisi terbaik Allah SWT,” kata Isrofil mewakili keluarga seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim.

Melalui BPBD Jatim, Khofifah juga memberikan beberapa bantuan diantaranya ratusan sembako, beras 300 kg, mie instant 50 karton, minyak goreng 60 Liter, sarden 230 kaleng, 50 selimut, 50 sarung, terpal 20 Lembar, serta uang tunai.

Adapun penyebab dari banjir yang terjadi di Kabupaten Sampang yakni merupakan luapan dari beberapa sungai diantaranya Sungai Panyepen, Sungai Banyumas, dan Sungai Kemuning Sampang.

Saat ini kondisi lokasi banjir di Kabupaten Sampang Senin siang, terpantau surut. Adapun beberapa lokasi di Kecamatan Sampang yang terdampak yakni di 9 desa dan kelurahan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya