Berita

Banjir terjadi di sebuah stasiun di Semarang/Net

Politik

Pengamat: Di Kandang Sendiri Ganjar Tidak Bisa Selesaikan Banjir, Gimana Kalau Jadi Presiden?

MINGGU, 01 JANUARI 2023 | 09:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seringnya banjir di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Semarang menjadi sebagian bukti kegagalan Ganjar Pranowo memimpin Jawa Tengah. Hal itu juga akan jadi ganjalan bagi Ganjar untuk melangkah menuju ajang Pilpres 2024.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, banjir di Semarang seharusnya bisa diantisipasi oleh Ganjar Pranowo sebagai gubernur yang sudah dua periode memimpin Jawa Tengah.

"Maka semestinya mendapatkan perhatian serius Ganjar, tidak seperti saat ini yang justru banjir tidak terbendung," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/1).


Banjir ini, sambung akademisi Universitas Sahid Jakarta tersebu, menjadi bukti konkret kegagalan Ganjar dalam memimpin daerah. Artinya lagi, Ganjar belum layak untuk bisa dibawa menjadi pemimpin tingkat pusat.

“Saya kira ini menjadi penilaian dan perhatian publik, di mana di kandangnya sendiri tidak mampu Ganjar menyelesaikan ini semua, gimana nanti apabila ia digadang-gadang menjadi capres," katanya.

Saiful turut khawatir Indonesia bisa tenggelam, jika kualitas pemimpinnya seperti Ganjar yang di tingkatan gubernur saja tidak mampu mengatasi persoalan banjir Semarang. Padahal Semarang adalah tempat Ganjar berkantor dan bertempat tinggal.

"Ini tentu menjadi penilaian yang kurang baik bagi yang bersangkutan sebagai bacapres 2024 mendatang. Bisa-bisa terus dijadikan batu ganjalan bagi publik untuk melakukan penilaian kepada Ganjar," pungkas Saiful.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya