Berita

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto/Net

Politik

PPKM Berakhir, Airlangga Hartarto: Alhamdulillah, Kita Lalui Situasi Penuh Perjuangan

SABTU, 31 DESEMBER 2022 | 02:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi dicabut Presiden Joko Widodo. Keputusan ini, tentu harus disambut dengan rasa syukur setelah masyarakat harus bergerak terbatas seiring upaya pengendalian pandemi Covid-19.

"Sebagai bangsa yang tabah, kita telah melewati situasi sulit pandemi Covid-19 yang amat sangat mengguncang kita semua," ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto dalam cuitan Twitter pribadinya, Jumat (31/12).

Di tanah air, dikatakan Airlangga yang juga Menko Bidang Perekonomian, situasi pandemi mengharuskan aktivitas masyarakat dibatasi melalui kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


"Kebijakan pembatasan secara konsisten diberlakukan oleh pemerintah sejak April 2020 (PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan Januari 2021 untuk PPKM. Tentunya hal ini menambah berat secara sosial ekonomi dan jelas tak mudah bagi kita semua," tuturnya.

Lanjutnya, bersama dengan kebijakan PPKM sejumlah kebijakan besar juga diberlakukan secara simultan khususnya untuk menangani pandemi.

Terutama, katanya lagi, memastikan vaksinasi serta menopang dan memulihkan kesehatan sekaligus ketahanan sosial ekonomi masyarakat secara luas.

"Alhamdulillah kita lalui situasi tersebut secara penuh perjuangan, pengorbanan, ketakziman, gotong royong, kerja keras, tapi juga progres," katanya.

Ketua Umum Partai Golkar ini berharap, setelah berakhirnya PPKM maka masyarakat dapat lebih kuat dan sehat untuk kembali bangkit.

"Semoga dengan dicabutnya PPKM di akhir tahun ini membuat Indonesia di tahun 2023 lebih sehat, lebih kuat, lebih bersatu, lebih sejahtera dan merata, serta lebih maju," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya