Berita

Ketua DPW Partai Nasdem DKI, Nurcahyo Anggorojati/RMOLJakarta

Nusantara

Susun Strategi, Nasdem Dorong Kader Maju Pilgub DKI

JUMAT, 30 DESEMBER 2022 | 20:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Nasdem DKI Jakarta tengah mencari strategi jitu untuk memenangkan Pemilu 2024. Nasdem DKI Jakarta pun tak mau terburu-buru memikirkan siapa yang bakal menjadi penerus Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Pertama kita harus memenangkan apa yang dinamakan pemilu legislatif, kenapa? karena dengan itulah sebagai tiket untuk maju di Pilkada 2024," kata Ketua DPW Partai Nasdem DKI, Nurcahyo Anggorojati, seperti dikutip redaksi lewat website resmi Nasdem DKI, Jumat (30/12).

"Tanpa itu kita belum bisa berbicara tiket 2024, artinya kita bicara kemenangan di pemilu 2024 dulu, itulah yang harus di kita fokuskan,” sambung Nurcahyo.


Dia menambahkan, Nasdem DKI Jakarta tak mau prematur menyebut nama untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta. Meski begitu, dirinya tak menampik jika Nasdem melirik sejumlah tokoh yang disiapkan untuk Pilkada 2024.

Lebih lanjut Nurcahyo menyebut setidaknya sudah ada dua nama kadernya yang banyak digadang bakal maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 mendatang.

“Kalau dari internal tentu kita sudah sama-sama tahu kan ada banyak yang menyuarakan crazy rich Tanjung Priok pak Ahmad Sahroni, ini kan dinamika di internal kita. Kemudian ada ketua Fraksi DPRD DKI kakak Wibi Andrino juga kan disuarakan. Kemudian yang lain-lain banyak, sebenarnya banyak tapi kita one step at the time tadi berfikir supaya enggak secara parsial,” ujarnya.

Merujuk UU 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota (UU Pilkada) Pasal 40, setiap partai politik atau gabungan bisa mendaftarkan gubernur, bupati, dan walikota dengan persyaratan perolehan paling sedikit 20 persen.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya