Berita

Hasnaeni saat sempat menuding bahwa Pemilu 2024 sudah didesain untuk Ganjar Pranowo/Repro

Politik

Wanita Emas Tuding Pemilu 2024 Didesain untuk Ganjar, PDIP: Kehendak Rakyat Mana Bisa Diatur

JUMAT, 30 DESEMBER 2022 | 13:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Ketua Umum Partai Republik Satu, Hasnaeni Moein atau dikenal dengan julukan "Wanita Emas" soal Pemilu 2024 didesain untuk Ganjar Pranowo, mendapat tanggapan dari PDI Perjuangan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristyanto menilai pernyataan Hasnaeni tak masuk akal dengan mengklaim Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari pernah bilang bahwa Pemilu 2024 didesain untuk Ganjar Pranowo dan Erick Thohir.

"Politik ini kan mengikuti aturan main," ujar Hasto dalam jumpa pers bertajuk "Refleksi Akhir Tahun 2022 dan Harapan Menuju Tahun 2023" yang digelar virtual, Jumat (30/12).


Di samping itu, Hasto juga menegaskan soal makna pelaksanaan pemilu dalam sistem demokrasi, yang pada dasarnya merupakan suatu proses yang tidak bisa diatur oleh segelintir orang.

"Kehendak rakyat gimana bisa diatur-atur, mengatur lebih dari 270 juta rakyat Indonesia dalam satu skenario politik. Ini kan Pemilu rakyat yang berdaulat," tuturnya.

Oleh karena itu Hasto menganggap, isu yang beredar soal Pemilu 2024 didesain untuk memenangkan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir sebagai presiden dan wakil presiden, itu akan mengganggu jalannya pesta demokrasi yang berdaulat.

Lebih dari itu, ia juga memandang Hasnaeni sebagai orang yang melontarkan wacana tersebut tidak sedang dalam keadaan yang baik.

"Kita harus membangun kecerdasan di dalam politik, rasionalitas dalam politik, bahwa berbagai informasi-informasi yang tidak benar itu harusnya bisa kita tarik sehingga yang ada itu di depan membangun energi positif yang bukan digerakkan oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," jelasnya.

"Sehingga, ketika ada pendapat orang yang secara psikologis di bawah tekanan saja kita tanggapi, ya nanti kehidupan politik kita akan menjadi kurang sehat. Masa harus kita dengarkan," demikian Hasto menambahkan.

Isu Pemilu 2024 didesain untuk Ganjar Pranowo dan Erick Thohir disampaikan Hasnaeni dalam video yang beredar di media sosial pada pekan lalu.

Dalam video itu, tampak Hasnaeni berbicara di hadapan sejumlah pimpinan parpol yang notabene tak lolos tahapan pendafataran dan verifikasi administrasi calon peserta Pemilu Serentak 2024 di dalam rumah tahanan (rutan).

Hasnaeni yang ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) lantaran ikut tersangkut kasus dugaan korupsi penyimpangan dana PT Waskita Beton Precast Tahun 2016-2020 itu mengungkapkan pernyataan Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, soal Pilpres 2024.

Kata Hasnaeni, Hasyim Asyari pernah menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, akan didesain menjadi Presiden RI bersama Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Wakil Presiden RI pada Pemilu 2024.

"Dia pernah menjelaskan kepada saya bahwa yang akan menjadi Presiden RI itu, akan didesain oleh KPU, bahwa Pak Ganjar dan pasangan Erick Thohir. Itu statemennya Pak Hasyim Asyari sendiri kepada saya. Bercerita waktu saya berduaan," begitu Hasnaeni mengklaim.

Hasnaeni sendiri akhirnya mengklarifikasi bahwa apa yang ia nyatakan sebelumnya adalah tidak benar. Perempuan yang juga Ketua Umum Partai Repbuplik Satu itu mengungkapkan hal itu karena sedang depresi atas masalah yang menimpanya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya