Berita

Ilustrasi/Net

Publika

Panen Tutupan

JUMAT, 30 DESEMBER 2022 | 11:37 WIB | OLEH: JOKO INTARTO

ADA momen menarik di Desa Sarireja, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, pada pekan depan. Masyarakat desa penghasil nanas terbesar di Jawa Barat itu akan melaksanakan panen tutupan alias panen terakhir tahun 2022.

Sebagai ungkapan rasa syukur, warga desa akan bergotong-royong mendonasikan sebagian buah nanas dari hasil kebun masing-masing sampai terkumpul sebanyak 2 ton.

''Kita donasikan kemana bagusnya Pak Joko?'' tanya Pak Efrizal Ali, tokoh masyarakat Sarireja.


Sudah dua kegiatan donasi yang dilakukan warga Sarireja atas masukan saya. Dua kali sumbangan buah segar itu dikirimkan ke pos koordinasi Lazismu - MDMC - Muhammadiyah di lokasi pengungsian korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

''Kita cari ide lain Pak,'' kata saya.

Sebenarnya terlintas gagasan untuk membuat semacam festival kuliner nanas di desa Sarireja. Bayangkan ini:

1. Ada banyak grup yang membuat aneka menu berbahan nanas.
2. Semua tamu boleh menikmati menu kreasi secara gratis.
3. Semua tamu boleh membeli buah nanas segar yang dipanen sendiri di kebun, untuk oleh-oleh atau didonasikan lagi.
4. Semua tamu boleh membuat wajik nanas dan keripik nanas sendiri, hasilnya dibeli untuk oleh-oleh atau didonasikan lagi.

Tapi waktunya mepet. Buah nanas itu sudah harus dipanen maksimal seminggu lagi.

''Lebih dari seminggu buahnya terlalu tua di pohon,'' kata Pak Efrizal.

Tapi kegiatan unik lain tetap bisa dilakukan. Misalnya Festival Nasi Goreng Nanas mengundang para content creator seperti wartawan, Blogger, Youtuber, Facebooker dan Tiktoker untuk membuat konten di kebun nanas, pabrik pengolahan wajik dan keripik nanas dan menikmati kuliner ala desa.

Nanas Simadu asal Sarireja merupakan nanas yang istimewa. Buahnya besar, bisa mencapai berat lebih dari 4 Kg dengan tingkat kemanisa 17 Brix. Sangat manis. Seperti namanya.

Desa Sarireja berada pada ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut sehingga berhawa sejuk. Desa binaan PT Pupuk Kujang ini dikelilingi kebun teh dan kebun nanas. Kalau mau memetik nanas di kebon cukup jalan kaki.

Kalau ada yang tertarik, boleh juga nih. Ingat, waktunya maksimal seminggu lagi. Bikin konten hari Sabtu atau Minggu pekan depan, rasanya oke juga.

Penulis adalah Wartawan Senior

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya