Berita

Menteri Perdagangan RI sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan/Ist

Politik

Zulhas: Kerukunan Muhammadiyah-NU Membawa Indonesia Maju

JUMAT, 30 DESEMBER 2022 | 08:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kerukunan organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang selama ini sudah terjaga dengan baik membawa Indonesia lebih maju.

Kemajuan Indonesia kian terjaga jika NU dan Muhammadiyah terus rukun dan bersama-sama mengerjakan hal-hal yang produktif.

“Yang penting Muhammadiyah-NU jangan pecah, bertengkar. Selalu bersama mengerjakan sesuatu yang produktif. Saya yakin, Indonesia pasti maju,” kata Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan di Pesantren Darul Arqom Patean, Kendal, Kamis (29/12).


Bagi Zulhas, Muhammadiyah dan NU selama ini memegang peran penting di semua sektor, baik politik maupun ekonomi. Hal itu sudah terlihat sejak awal reformasi.

“(saat reformasi) Presiden dari NU (Gus Dur), Ketua MPR Muhammadiyah (Amien Rais), dan Ketua DPR HMI (Akbar Tanjung)," sambung Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Di sisi lain, Zulhas memuji Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi yang sukses dan banyak memberi kontribusi bagi negeri. Bahkan Muhammadiyah disebut sebagai salah satu role model ormas dalam berbagai aspek kehidupan.

“Kalau mau sukses, contohlah Muhammadiyah. Dari segala aspek, Muhammadiyah unggul dan memberikan teladan. Ada banyak anak sekolah di Kampus Muhammadiyah, banyak masyarakat dilayani di RS Muhammadiyah, dan banyak yang terbantu oleh lembaga amil zakat Muhammadiyah,” kata Zulhas.

Muhmmadiyah, lanjutnya, selama ini mengabdi tanpa melihat latar belakang, suku, ras, aplagi agama. Oleh karenanya, ia berharap Muhammadiyah bisa terus menjadi cahaya penerang bagi masyarakat Indonesia.

“Muhammadiyah ada bahkan lebih dulu dari Indonesia berdiri, kita berharap pemikiran-pemikiran, gagasan, hingga bakti Muhammadiyah terus menyinari negeri,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya