Berita

Keraton Surakarta/Net

Nusantara

Konflik Kraton Solo, Semua Pihak Diminta Duduk Bersama

SENIN, 26 DESEMBER 2022 | 09:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berbagai kalangan meminta agar konflik Kraton Kasunanan Surakarta segera berakhir. Upaya menghadirkan kedua belah pihak untuk duduk bersama menjadi salah satu solusi.

Salah satunya pihak yang mengajak pihak-pihak yang berkonflik di Keraton Surakarta adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dengan komunikasi bersama, diharapkan permasalahan yang belasan tahun terjadi di internal Keraton bisa diselesaikan.

Menurutnya, permasalahan yang terjadi dalan internal Keraton Solo bisa diselesaikan tanpa harus melibatkan pihak luar. Jika penyelesaian melibatkan pihak luar justru makin berlarut dan semakin lama titik temunya.


"Masalah-masalah yang ada di sana mbok duduk bareng, karena ini problemnya di keluarga, rembukan bareng, itu jauh lebih baik," pesan Ganjar, seperti diwartakan Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (25/12).

Senada dengan Ganjar, Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka  dalam akun Twitternya @gibran_tweet menjawab pertanyaan netizen agar dirinya turun tangan soal konflik Keraton Solo.

"Sudah sering pak. Tadi pagi saya sudah janjian dengan pak kapolres agar kedua kubu bisa duduk bareng dan berdamai. Kami siap untuk memfasilitasi mediasi," cuit Gibran.

Rencananya dalam waktu dekat Kapolresta Solo Kombes Iwan Saktiadi akan mengundang kedua belah pihak untuk melakukan mediasi guna membuka komunikasi yang tersumbat.

"Jika memang ada selisih paham InsyaAllah nanti mungkin Senin, Selasa, atau Rabu depan akan kami coba undang untuk mediasi. Kami akan ke beliau  yang memang mungkin komunikasi yang tersumbat agar beliau bisa menyelesaikan masing-masing," imbuhnya.

Terpisah, Ketua Eksekutif LDA, Kanjeng Pangeran (KP) Eddy Wirabhumi meminta agar semua bersinergi, bersama menjaga dan melestarikan Keraton sebagai warisan budaya bangsa.

"Ini aset bangsa, aset dinasti yang mesti dijaga bersama," tegasnya.

Konflik yang terjadi di Keraton Surakarta merupakan buntut penetapan putra mahkota oleh Paku Buwono XIII beberapa waktu lalu.

Konflik ini diduga melibatkan pihak Paku Buwono XIII (Hangabehi) dengan kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) pimpinan GKR Koes Moertiyah atau akrab disapa Gusti Moeng.

LDA menentang keputusan PB XIII menetapkan putra tunggalnya Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purbaya, hasil pernikahan dengan permaisuri Gusti Kanjeng Ratu PB XIII Hangabehi, sebagai putra mahkota.

Pada Jumat sore (23/12) kedua kubu pun terlibat bentrok. Hingga mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya