Berita

BW dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Bambang Widjajanto berjudul "KPU Sudah Mengatur Kecurangan?"/Repro

Politik

Soal Indikasi Kecurangan, BW: Kita Tidak Ingin Pemilu Terburuk Tahun Lalu Terjadi Lagi

MINGGU, 25 DESEMBER 2022 | 16:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 nanti diharapkan menghasilkan demokrasi yang luar biasa tanpa adanya kecurangan seperti Pemilu 2019 yang dianggap sebagai pemilu yang terburuk.

Hal itu disampaikan oleh mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto (BW) dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Bambang Widjajanto berjudul "KPU Sudah Mengatur Kecurangan?" yang diunggah pada hari ini, Minggu (25/12).

BW mengatakan, belakangan ini publik diserbu oleh sebuah informasi yang membuatnya tersedak berkali-kali tanpa jeda.


"Kenapa seperti itu? Proses demokrasi yang sudah dimulai, mulai dari verifikasi administratif dilanjutkan dengan verifikasi faktual, ternyata punya indikasi kuat terjadi kecurangan," ujar BW seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/12).

Indikasi kecurangan itu pun kata BW, mulai nampak massif dan sistematis. Padahal, BW berharap, pemilu terburuk tahun 2019 tidak terjadi lagi. Di mana, pada Pemilu 2019, banyak orang yang meninggal dunia. Apalagi, hingga saat ini tidak bisa dijelaskan sebagian besar alasannya.

"Kita ingin memberikan kehormatan kepada KPU dan Bawaslu serta penyelenggara pemilu lainnya untuk bisa menghasilkan proses demokrasi yang luar biasa bagi pemilu serentak 2024," pungkas BW.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya