Berita

Para migran memadati area perbatasan Meksiko dan AS di musim dingin pada Rabu (21/12)/Net

Dunia

Berharap Dapatkan Suaka, Ratusan Migran Putus Asa Padati Perbatasan AS-Meksiko di Musim Dingin

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 17:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Area perbatasan Amerika Serikat (AS) dan Meksiko pada Rabu (21/12), dipadati oleh ratusan migran putus asa yang menunggu keputusan suaka setelah perayaan Natal.

Mereka mengenakan mantel dan selimut untuk menghangatkan diri dari udara di musim dingin yang menusuk kulit.

“Kami tidak punya pilihan,” kata Francisco Palacios dalam bahasa Spanyol yang ingin mendapatkan perlindungan di AS setelah bertahun tahun memperoleh kekerasan dari geng bersenjata di negaranya.


Dimuat TRT World, harusnya tanggal 21 Desember lalu, AS resmi mencabut pembatasan pengungsi karena alasan pandemi Covid-19.

Tetapi pekan ini, Mahkamah Agung justru mengumumkan akan tetap membiarkan kebijakan yang disebut Judul 42 tetap berlaku.

Judul 42 memungkinkan pemerintah mengirim migran dari negara tertentu, termasuk Venezuela, kembali ke Meksiko tanpa kesempatan untuk mencari suaka.

Pihak Presiden Joe Biden  meminta pengadilan untuk mencabut pembatasan, tetapi pengadilan menolak melakukan itu sebelum Natal berakhir.

Namun hingga kini belum jelas kapan keputusan pengadilan akan diumumkan.

Pembatasan yang dilakukan AS dinilai bertentangan dengan kewajiban Amerika dan internasional kepada orang-orang yang melarikan diri ke AS untuk menghindari penganiayaan.

Dalih penanganan Covid-19 juga dinilai sudah usang karena pandemi berangsur pulih.

Dengan suhu yang diperkirakan semakin dingin, para migran yang nekat mencapai Amerika Serikat dikhawatirkan akan mempertaruhkan nyawa mereka dengan menyeberangi sungai.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya